Ketika Kembali Dipertemukan dengan Para Pembelajar
Ketika Kembali Dipertemukan dengan Para Pembelajar

Ketika Kembali Dipertemukan dengan Para Pembelajar

Posted on
Foto Seluruh Peserta APEX 2026

Ada satu hal yang membuat pengalaman mengikuti APEX Workshop 2026 terasa semakin istimewa. Di antara para guru hebat yang datang dari berbagai penjuru Indonesia, saya kembali dipertemukan dengan beberapa sahabat yang pernah menjadi bagian dari perjalanan saya dalam Indonesian-Korean Teacher Exchange (IKTE) 2024.

Foto bersama beberapa alumni IKTE 2024
Image of Andi Mahardani, Ris Aprizal, Ihdzar Azizi, and Me

Di antaranya ada Pak Ris Aprizal, S.Pd.Gr., M.Pd. dari Sulawesi Tenggara, Pak Ihdzar Azizi, S.Pd., M.A., TESOL, dan Pak Andi Mahardani, S.Pd. dari Nusa Tenggara Barat. Dalam APEX 2026, ketiganya kembali menjadi bagian dari ruang belajar yang sama. Pak Ihdzar tercatat dari SMAN 2 Mataram, sementara Pak Andi berasal dari SMK Negeri 1 Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.

Bertemu kembali dengan mereka tentu menghadirkan kebahagiaan tersendiri. Seolah perjalanan yang pernah dimulai melalui IKTE beberapa tahun lalu kembali menemukan ruang untuk berlanjut.

Namun, yang paling berkesan bagi saya bukan hanya pertemuan dengan sahabat lama.

Foto bersama seluruh Alumni IKTE yang kebetulan mengikuti pelatihan ALCoB ini, dari 2018 sampai dengan 2025.

Saya justru merasa sangat beruntung bisa berada di tengah guru-guru hebat dari berbagai daerah di Indonesia. Masing-masing datang dengan pengalaman, praktik baik, tantangan, dan cerita perjuangan dari sekolahnya.

Di tempat ini saya kembali belajar bahwa semakin banyak kita belajar, semakin kita menyadari bahwa masih banyak hal yang belum kita ketahui.

Kami berdiskusi, berbagi pengalaman, saling bertanya, dan bertukar ide. Bahkan percakapan sederhana di sela-sela kegiatan sering kali memberikan inspirasi baru yang ingin saya bawa pulang.

Foto bersama saat kegiatan workshop berjalan, saat itu sedang mencari nomor barcode yang salah

Saya senang sekali berada di lingkungan seperti ini—di antara para guru yang tidak pernah merasa selesai belajar.

Bagi saya, itulah salah satu makna penting menjadi seorang pendidik.

A teacher must always be a learner.

Beberapa saat sebelum penutupan, hehe
Image taken by Sir Ichal,

Teknologi terus berkembang. Artificial Intelligence semakin dekat dengan dunia pendidikan. Cara siswa belajar juga terus berubah. Maka guru pun harus memiliki kemauan untuk terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya.

Saya datang ke APEX dengan rasa ingin tahu.

Saya pulang dengan lebih banyak ide, inspirasi, dan semangat untuk terus belajar.

Saya berharap apa yang saya dapatkan selama mengikuti program ini tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi. Semoga ilmu tentang AI, deep learning, coding, serta berbagai praktik baik yang saya pelajari dapat saya bawa ke sekolah, dibagikan kepada rekan-rekan guru, dan pada akhirnya memberikan manfaat bagi siswa.

Bersama Penyelenggara APEX, Panitia Penyelenggara Workshop dari Korea

Karena bagi saya, mengikuti program seperti ini bukan sekadar tentang mendapatkan pengalaman baru.

Yang jauh lebih penting adalah apa yang bisa kita bawa pulang dan bagikan kepada orang lain.

Saya ingin terus menjadi guru yang mau belajar, mau berbagi, dan mau berkolaborasi. Sebab pendidikan tidak akan berkembang jika kita berjalan sendiri.

Bersama Para Senior

Dan perjalanan menjadi seorang guru juga tidak pernah benar-benar selesai.

Keep learning. Keep sharing. Keep collaborating. Keep growing.

Because being a teacher means being a lifelong learner.